Ahad, 5 April 2009

KETAKUTAN


Keluaran 14:10-12

Ketakutan sering disebabkan oleh banyak faktor yang pada umumnya menghambat orang sehingga tidak bertumbuh dan tidak berkembang secara maksimal menjadi suatu pribadi yang utuh sesuai denga n apa yang diharapkannya. Ketakutan adalah sesuatu yang wajar sebagai insan yang diciptakan, namun rasa takut yang berlebihan membentuk seseorang sehingga tidak maksimal dalam beraktifitas. Untuk menepis "Rasa Takut" tips ini kiranya menjadi jawaban. Hal-hal apa saja yang terjadi pada seseorang yang memiliki Rasa Takut secara berlebihan?


1. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Menjadi Pesimis (ay 11)

Rasa Takut yang mendalam sering membuat orang apatis dan pesimis dalam menjalani hari-hari hidupnya; hal yang terjadi adalah: Tak ada semangat hidup, merasa diri tidak berharga dan berarti. Dan kecenderungannya memikirkan hal-hal yang sifatnya negatif dan tidak membangun; yang sifatnya melemahkan, memudarkan semangat dan mudah menyalahkan diri, orang lain dan tingkatan terakhir menyalahkan Tuhan sebagai satu-satunya Pencipta Yang Agung.


2. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Egosentris (ay 11)
Rasa Takut yang berlebihan membuat orang menutup diri dengan apa yang disebut dengan "Perubahan." Hal-hal yang baru akan dilihat sebagai sesuatu yang kurang baik dan ada kecenderungan untuk memikirkan diri sendiri daripada kepentingan orang banyak. Dan segala sesuatu yang dipikirkan, dikatakan dan dikerjakan lebih berpusat hanya kepada diri sendiri tanpa mempedulikan perasaan orang lain yang telah Ia lukai dan sakiti dan lebih dari itu melupakan Tuhan sebagai satu-satunya sumber pemberi keberhasilan. Dan yang lebih menyedihkan adalah melupakan apa yang menjadi asas kehidupan manusia selama ia menumpang di dunia ini yaitu agar ia menjadi mitranya Allah yang akan memancarkan kemuliaan-Nya bagi sesama manusia di muka bumi ini.


3. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Mengeraskan Hati (ay 12)

Rasa Takut yang berlebihan membawa dampak yang negatif bagi orang tersebut, dimana ia menjadi orang yang tidak mau mendengar apalagi menerima nasihat, saran dan teguran, menolak perubahan-perubahan yang walaupun hal itu memiliki tujuan yang baik. Memeliki rasa aman untuk diri sendiri, serta merasa diri benar sendiri walaupun realitanya dia bersalah. Orang ini akan menutup diri terhadap setiap saran yang membangun. Dan dengan segala kekerasan hatinya Ia akan mulai melupakan segala Kasih dan Kebaikan Allah yang telah menuntun diri dan hidupnya. Dan yang terparan adalah ketakutannya membuatnya menutup diri bagi Allah untuk menyatakan Kasih, Kuasa dan Kedaulatan-Nya atas diri dan hidupnya.


4. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Berpikir Pendek (ay 12)

Rasa Takut yang berlebihan membuat orang berpikir pendek, dimana ia hanya berpikir untuk saat ini dan tidak berpikir jauh kedepan. Ia tidak melihat apalagi mengharapkan masa depan yang cerah, selalu ia menoleh kebelakang dan menganggap masa lalu itu lebih baik. Ia lebih memilih kembali kepada kehidupan yang lama dan tidak menginginkan suatu perubahan yang akan membawanya menikmati segala Kasih, Kuasa dan Kebaikan Allah yang telah dipersiapkan-Nya baginya.


Untuk itu lepaskanlah dirimu dari "Rasa Takut" yang berlebihan dan raihlah apa yang ingin Tuhan percayakan kepadamu. Tinggalkanlah sona kenyamananmu dan ikutlah apa yang Allah inginkan dan lakukan untukmu, serta menikmati segala Cinta-Nya. "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan Roh Ketakutan, melainkan Roh yang membangkitkan Kekuatan, Kasih dan Ketertiban" (2 Tim. 1:7) serta menyerahkan seluruh totalitas hidupmu kepada-Nya. " Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu" (1 Petrus 5:7).

Tiada ulasan: