Rabu, 16 September 2009

ASURANSI DUNIA YANG TERPERCAYA



























TRAKTAT : ASURANSI


Anda bingung menentukan asuransi mana yang ingin dibeli? Kami ingin menawarkan sebuah perusahaan asuransi yang pasti tidak mengecewakan.

Berikut fiturnya:


PERUSAHAAN ASURANSI INI MENJAMIN :

Kehidupan

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telahmengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percayakepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16).


Kesehatan

Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu (Mazmur 103:3).

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurnya kamu telah sembuh. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu (1 Petrus 2:24-25).


Pakaian


Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang kedalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yangkurang percaya! (Lukas 12:28).


Kebutuhan Sehari-hari


Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dankemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Filipi 4:19).


Kenyamanan


"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga
kepada-Ku(Yohanes 14:1).


Marilah kepadaku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu (Matius 11:28)



Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu (1 Petrus 5:7)

Persahabatan


Dan ketahuilah "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhirzaman" (Matius 28:20).


Kedamaian


Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu (Yohanes 14:27).


Rumah yang abadiDi rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu (Yohanes 14:2).

ALASAN-ALASAN UNTUK IKUT ASURANSI INI :


1. Adalah perusahaan asuransi paling tua di dunia

2. Satu-satunya perusahaan asuransi yang mengasuransikan berbagaikehilangan dalam api zaman akhir


3. Satu-satunya perusahaan asuransi yang mencakup area yang kekekalan


4. Kebijakannya tidak pernah berubah


5. Manajemennya tidak pernah berganti


6. Aset perusahaan terlalu banyak untuk dihitung


7. Satu-satunya perusahaan asuransi yang membayarkan premi anda


PREMI


Roma 5:8

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karenaKristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.Efesus 2:8Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukanhasil usahamu, tetapi pemberian AllahI Korintus 6:20Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar; karenaitu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!


PROSEDUR APLIKASI

Kisah Para Rasul 5:8


Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimudibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu,maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.Kisah Para Rasul 16:31"Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat!"Semua premi untuk aplikasi ini telah dibayar oleh YESUS.


1 Petrus 1:18-20


“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Ia telah dipilih sebelum dunia di jadikan, tetapi karena kamu menyatakan diri-Nya pada zaman akhir”.

Rabu, 8 April 2009

MENYESAL KEMUDIAN NGA BERGUNA


TOLONG KEMBALIKAN TANGAN ITA


Gadis kecil berusia empat tahun itu sedang asyik mencoret coret tanah di pekarangan rumahnya, sementara pembantu yang menjaganya menjemur pakaian. Beberapa waktu kemudian, Ita si gadis kecil ini menemukan paku berkarat dan memakainya untuk menggambar. Kemudian Ita berjalan ke garasi dan mulai menggoreskan paku itu di sedan hitam yang baru dibeli papanya. Dapat dibayangkan apa yang terjadi dengan sedan itu.


Sore harinya, ketika Papa dan Mamanya pulang, dengan bangga Ita menarik tangan Papanya untuk memperlihatkan hasil karyanya di garasi. Pemandangan di garasi itu dengan cepat memompa emosi Papanya dan karena lepas kendali Papanya memukuli tangan Ita dengan mistar. “Ampun Pa … ampun Pa …,” itulah jeritan yang keluar dari mulut Ita tapi jeritan itu tidak dihiaraukan Papanya. Setelah merasa puas, Papanya berhenti dan menyuruh pembantu untuk mengurusi Ita yang baru saja di disiplin tanpa pembelaan sang Mama.


Tangis yang panjang melelahkan Ita dan ia pun tertidur. Ketika pembantu memandikannya, dari awal sampai selesai mandi Ita menangis karena merasa perih dikedua tangannya. Ketika sipembantu memberitahukan majikannya, mereka hanya menyuruhnya untuk mengoleskan salep. Keesokan harinya mereka bekerja seperti biasa, sementara tangan Ita mulai membengkak. Saat sipembantu menelepon nyonyanya, ia kembali diperintahkan untuk mengoleskan salep dan memberi obat demam. Hari berganti dan suhu badan Ita mulai naik, namun kedua orang tua tidak serius mengobati tangan Ita sampai suatu hari suhu tubuh Ita sangat tinggi. Dengan panic merekapun membawa Ita ke rumah sakit. Diagnosa dokter, Ita demam diakibatkan oleh luka-luka di tangannya. Setelah diopname selama satu minggu, akhirnya dengan berat hati dokter memberitahukan kondisi Ita. “Tangannya yang bernanah telah membusuk; Untuk menyelamatkan Ita maka kami harus mengamputasi tangannya.”


Dengan derai air mata dan penyesalan yang tak habisnya, Papa dan Mama Ita menandatangani surat persetujuan. Singkat cerita, Ita dioperasi dan setelah siuman dengan menahan rasa sakit di tangannya ia berkata, "Pa....Ita nga akan nakal lagi. Ita sayang ama Papa........, Ita sayang ama Mama......, tapi Pa...., tolong kembalikan tangan Ita, Kalau nggak pinjam aja Pa..., Ita janji nggak akan mengulanginya, Ita nggak akan nakal lagi. Ayo Pa......, kembalikan tangan Ita......


Semua orang yang ada diruangan itu membisu, hanya isak tangis dan derai air mata yang berbicara mewakili kesedihan dan penyesalan mereka.


Efek yang ditimbukan oleh amarah dan kehilanagn kendali adalah rasa sakit dan rasa bersalah.

Dalam sebuah keluarga, kesalahan seorang anak berpotensi meningkatkan emosi orang tua, namun seharusnya orang tua mempersiapkan diri dengan penguasaan diri yang tinggi sehingga dapat mendidik anaknya tanpa meninggalkan luka-luka batin pada anaknya. Amsal 16:32; 19:17;Efesus 4:26-27.


Kata Bijak: Panas hati hanya akan menyeret kita jatuh kedalam perbuatan jahat dan penyesalan. Amarah yang tidak terkontrol mendatangkan dampak yang negatif baik bagi kita dan bagi orang lain; yang dapat merusak segala sendi kehidupan posetif yang telah kita bangun sebelumnya.


Simak kisah ini dan petiklah hikmah sebanyak-banyaknya dan janagn biarkan kekayaan mengontrol hati dan seluruh sendi kehidupan kita yang membuat kita menjadi tamak dan membawa petaka bagi diri kita dan membawa petaka bagi orang yang kita Cintai, Sayangi dan juga bagi orang lain. Jesus Bless You.

RESEP KUE CINTA



I. BAHAN:........................

1 Pria Sehat

1 Wanita Sehat

100 % Komitmen

2 Pasang Restu Orang Tua

1 Botol Kasih Sayang Murni


II. BUMBU:.................

1Balok Besar Humor

25 Gram Reakreasi

1 Bungkus DOA

2 Sendok Teh Telpon-telponan/Sms-an


TIPS


A. Pilihlah Pria dan Wanita yang Benar-benar Matang dan Seimbang. Sehingg tidak Mempengaruhi Kelezatan.

B. Dianjurkan Untuk di Beli di Toserba yang bernama "TEMPAT IBADAH", walaupun agak Jual Mahal tapi Mutunya Terjamin.

C. Dianjurkan untuk tidak Membeli di Pasar yang Namanya "DISKOTIK" atau "PARTY" karena: WalaupunModelnya Bagus, Menggagumkan dan Harum Baunya, tetapi terkadang Menipu Konsumen atauKadangMenggunakan Zat Pewarna yang bisa Merusak Kesehatan.

D. Hukum-Nya Harus dan Pasti: Gunakan Kasih Sayang, Cap: "IMAN, PENGHARAPAN DAN KASIH, yang telah Memiliki Sertifikat ISO dari Departemen Kerohanian dan Kesehatan.


CARA MEMASAK


PRIA DAN WANITA DI BERSIHKAN DARI MASA LALUNYA SEHINGGA TERSISA NIAT "TULUS".


SELAMAT MENCOBA DAN MENIKMATINYA. JESUS BLESS YOU.


Selasa, 7 April 2009

PENGARUH YANG MERUNTUHKAN KEKUATAN


Hakim-hakim 16:1-22

Kehidupan sering dipengaruhi oleh banyak factor yang ada disekeliling kita demi mencapai suatu keberhasilan, namun keberhasilan yang diraih nga dapat bertahan lama apabila tidak dipergunakan dengan baik demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Banyak orang setelah berhasil lupa dan mengabaikan segala sesuatu yang membawa dia sampai pada puncak kejayaannya. Sehingga mulai menyombongkan diri. Inilah awal dari sebuah kehancuran karena akar dari segala kehancuran adalah saat seseorang mulai menyombongkan diri. Banyak orang yang telah berhasil jatuh atau hancur seketika akibat dari kesombongan yang mereka bangun dalam gaya hidup mereka dari hari kehari. Hal yang sama dapat kita amati dalam bagian Firman Tuhan ini. Simson adalah seorang yang dipilih, dipanggil dan dipakai Tuhan secara luar biasa namun ia gagal mempergunakan segala otoritas yang Allah berikan dan percayakan kepadanya, sehingga akhir hidupnya sangat mengenaskan. Pertanyaannya adalah “Mengapa akhir hidup Simson begitu mengenaskan?”, sedangkan kita semua ketahui bahwa ia bukan dipilih dan dipanggil oleh manusia tetapi oleh Allah secara langsung. Faktor apa yang telah menyebabkan akhir hidup Simson sangat mengenaskan ? Beberapa point penting yang perlu kita ketahui sebagai orang percaya sehingga setelah kita berhasil dalam segala aspek kehidupan tidak berakhir dengan sesuatu yang tragis dan menggerikan sebagaiamana yang dialami oleh Simson antara lain:

I. Dosa (16:1-3)

Surveipun membuktikan bahwa selama seseorang belum mencapai
puncak keyaannya segala sesuatu yang dibuat dan dilakukan berjalan sesuai dengan standar kebenaran yang ada, bahkan tanggung jawab yang dipercayakanpun belum sebegitu besar. Namun sebaliknya bila orang itu telah berada dipuncak kejayaan banyak hal yang dilakukan tidak berdasar pada standar kebenaran yang ada. Survei membuktikan bahwa semakin kita berhasil semakin banyak tanggung jawab yang Allah percayakan kepada kita untuk dilakukan. Pada fase ini banyak orang diuji untuk menggunakan setiap potensi dan karunia yang telah dipercayakan Allah kepadanya, dalam fase2 ini banyak orang yang telah berhasil gagal karena mereka lebih condong mempergunakan keberhasilan yang diperoleh untuk memuaskan hawa nafsu mereka, hidup dalam dosa dan berjalan tidak berdasasr pada standar2 kebenaran yang telah ditetapkan baik dalam alam ini maupun dalam Alkitab secara kusus, mereka hidup dengan melakukan tindakan2 amoral serta mengkompromikan banyak hal yang dengan jelas bertentangan dengan kaidah2 umum yang ada dalam alam ini maupun kaidah2 khusus yang telah ada dalam Alkitab. Dampaknya adalah mereka menjurumuskan diri dan hidupnya kedalam dosa sehingaa banyak dari mereka yang telah berhasil akhirnya mengalami suatu kehidupan yang tragis dan mengenaskan sebagaimana yang dialami oleh Simson pada akhir hidupnya. Survei membuktikan bahwa semakin banyak orang yang berhasil menyalahgunakan keberhasilan yang diperolehnya untuk hal2 yang negatif yang turut membunuh karakteristiknya. Akibatnya adalah apa yang diraihnya menjadi sirna dan hanya kenangan. Untuk itu bagi setiap kita bila hingga hari ini belum “berkata tidak….dan tidak terhadap dosa “ ingatlah bahwa maut sementara ini telah mengintip dimatamu. Ingatlah bahwa maut akan terus berusaha untuk menghantui anda sampai anda mengalaminya. Untuk itu sadarilah dan berkatalah tidak terhadap Dosa, sekecil apapun dalam hidupmu. Dan jangan membiarkannya bertumbuh dalam hatimu. Sebab Firman Tuhan berkata “Apa yang ditabur orang itu juga yang akan dituainya” (Galatia 6:7-8).

II. Cinta Uang (16:5, 18)

Tingkat kedua dari kehidupan setiap orang yang tidak pernah berkata tidak terhadap segala bentuk kejahatan atau dosa dimasa2 kejayaannya membawanya kepada level selanjutnya yaitu Cinta akan Uang. Pertanyaannya adalah salahkah bila kita memiliki uang yang banyak? Hal ini tentu tidaklah salah karena Allah menciptakan segala sesuatu diperuntukan bagi kita. Yang menjadi permasalahn adalah bila kita Mencintai Uang. Bila kita mencintai uang lebih dari segalanya, maka segala cara akan kita pakai dan gunakan demi mendapatkannya tanpa peduli uang yang kita dapat itu halal atau haram. Dan dampak lain yang kita alami adalah kita menjadi budaknya uang dan tidak pernah merasa puas dengan segala pemberian yang sudah Tuhan berikan bagi kita. Sehingga kita menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya tanpa peduli dengan orang lain yang kita korbankan. Peristiwa ini terjadi dengan Delila dalam bagian Firman Tuhan ini, bukan saja orang lain yang ia korbankan tetapi suaminya yang selalu mengasihi dan menyayanginya setiap saat dan waktu. Apa permasalahannya yang membuat Delila mengorbankan suaminya? Jawabanya adalah karena Cinta akan Uang (Hakim2 16:5, 18), Delila tidak puas dengan segala yang telah Simson berikan kepadanya. Sehingga dengan berbagai cara ia membujuk dan merayu Simsom agar mengetahui titik kelemahanya demi mendapatkan uang yang telah dijanjikan oleh raja2 Filistin; walaupun ia tahu bahwa akibat dari apa yang ia lakukan mendatangkan maut bagi suaminya. Kita lihat disini bahwa memiliki uang adalah hal yang wajar namun sebaliknya cinta uang membutakan mata hati kita sehingga tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Sehingga suami atau istripun apalagi orang lain akan kita korbankan demi mendapatkan uang. Hal yang sama terjadi dengan Yudas Iskariot karena Cinta akan Uang, ia menyerahkan Yesus yang adalah Guru Agungnya kepada orang2 Farisi dan Ahli2 Taurat untuk disalibkan. Yudas Iskariot tergiur dengan janji manis dari para Imam yang akan memberikannya Uang sehingga ia mencari kesempatan untuk menyerahkan Yesus (Markus 14:10-11; Luk 22:5-6). Jadi Cinta akan Uang mengubah pola pikir kita dari mensyukuri dan merasa puas dengan segala berkah yang telah Allah berikan kepada ketamakan yang pada akhirnya mengorbankan orang lain yang nga bersalah. Jadi sadarilah sobat dimanakah pilihnmu? Bila hari2 yang telah anda lalui hingga hari ini, gaya hidupmu yang engkau jalani sebagaimana pesan ini, ingatlah bahwa maut dan kehancuran sementara ini menggoda dan berusaha untuk menghancurkan serta membunuh karaktermu. Dan berusaha mengubur segala kejayaanmu yang telah engkau raih. Untuk itu sadarilah dan benahilah dirimu sesuai dengan standar kebenaran Firman Tuhan yang ada dalam Alkitab. “Karena akar segala kejahatan adalah ialah Cinta Uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari Iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka (1 Timotius 6:10)”.

III. Melupakan Tuhan (16:5-21)

Sejauh ini survey membuktikan bahwa selama seorang itu belum memiliki sesuatu, belum berhasil, terkenal dan mempunyai kedudukan atau jabatan penting dalam hidupnya, selalu meminta pertolongan dan campur tangan Tuhan dalam segala aktifitas dan civitas yang dilakukannya, namun sebaliknya bila telah berhasil dan terkenal segala sesuatu yang dilakukannya lebih mengandalkan akal, pikiran, dan kekuatan tanpa meminta petunjuk dan pertolongan dari Tuhan. Dengan berbagai alasan akan dikemukakan. Hal yang sama dapat kita amati dalam bagian Firman Tuhan ini, Simson dipilih, dipanggil serta dipakai Tuhan secara luar biasa namun diakhir hidupnya mengenaskan karena ia melupakan Tuhan yang adalah Sumber pemberi inspirasi, hikmat dan kebijaksanaan dalam menangkal segala godaan yang berakibat maut bagi dirinya sendiri. Simson mengabaikan Tuhan dan mencoba menjelaskan setiap pertanyaan dari istrinya yang merupakan jebakan bagi dirinya secara pribadi dengan akal, pikiran serta hikmat yang ia miliki. Sehingga akhir hidupnya mengenaskan ditangan orang-orang Filistin. Untuk itu hal yang harus kita sadari dan mengerti adalah bahwa segala keberhasilan yang hari ini kita raih atau mungkin besok dan yang akan datang semuanya datang dari Dia yang adalah Sang Sumber Pemberi Keberhasilan, yang harus dan selalu senantiasa kita andalkan dalam seluruh tatanan hidup kita. Karena bila kita berjalan dengan akal, pikiran dan kemampuan kita tanpa menyertakan Tuhan, kita manusia yang sangat2lah terbatas dan tidak akan sanggup dan mampu menyelami apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Survei membuktikan bahwa banyak orang yang berjalan tanpa mengandalkan Tuhan terjebak dalam rayuan maut Delila yang kelihatannya manis tapi ujungnya membawa maut. Bukankah dunia dimana kita hidup sekarang banyak orang yang tergiur dengan rayuan manis Delila yang dikiranya baik namun sesungguhnya mendatangkan maut. Mari berbenah diri sebelum terlambat jangan tergiur oleh rayuan maut Delila akhir zaman yang kelihatannya manis tapi ujungnya mendatangkan maut bagi saudara. Tetapi Andalkanlah Tuhan dalam hidupmu dan nikmati segala Kasih, Kuasa dan Kebaikan-Nya dalam hidupmu. (Yermia 17:7-8). Firman Tuhan berkata “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya (Roma 11:36).

Ahad, 5 April 2009

KETAKUTAN


Keluaran 14:10-12

Ketakutan sering disebabkan oleh banyak faktor yang pada umumnya menghambat orang sehingga tidak bertumbuh dan tidak berkembang secara maksimal menjadi suatu pribadi yang utuh sesuai denga n apa yang diharapkannya. Ketakutan adalah sesuatu yang wajar sebagai insan yang diciptakan, namun rasa takut yang berlebihan membentuk seseorang sehingga tidak maksimal dalam beraktifitas. Untuk menepis "Rasa Takut" tips ini kiranya menjadi jawaban. Hal-hal apa saja yang terjadi pada seseorang yang memiliki Rasa Takut secara berlebihan?


1. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Menjadi Pesimis (ay 11)

Rasa Takut yang mendalam sering membuat orang apatis dan pesimis dalam menjalani hari-hari hidupnya; hal yang terjadi adalah: Tak ada semangat hidup, merasa diri tidak berharga dan berarti. Dan kecenderungannya memikirkan hal-hal yang sifatnya negatif dan tidak membangun; yang sifatnya melemahkan, memudarkan semangat dan mudah menyalahkan diri, orang lain dan tingkatan terakhir menyalahkan Tuhan sebagai satu-satunya Pencipta Yang Agung.


2. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Egosentris (ay 11)
Rasa Takut yang berlebihan membuat orang menutup diri dengan apa yang disebut dengan "Perubahan." Hal-hal yang baru akan dilihat sebagai sesuatu yang kurang baik dan ada kecenderungan untuk memikirkan diri sendiri daripada kepentingan orang banyak. Dan segala sesuatu yang dipikirkan, dikatakan dan dikerjakan lebih berpusat hanya kepada diri sendiri tanpa mempedulikan perasaan orang lain yang telah Ia lukai dan sakiti dan lebih dari itu melupakan Tuhan sebagai satu-satunya sumber pemberi keberhasilan. Dan yang lebih menyedihkan adalah melupakan apa yang menjadi asas kehidupan manusia selama ia menumpang di dunia ini yaitu agar ia menjadi mitranya Allah yang akan memancarkan kemuliaan-Nya bagi sesama manusia di muka bumi ini.


3. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Mengeraskan Hati (ay 12)

Rasa Takut yang berlebihan membawa dampak yang negatif bagi orang tersebut, dimana ia menjadi orang yang tidak mau mendengar apalagi menerima nasihat, saran dan teguran, menolak perubahan-perubahan yang walaupun hal itu memiliki tujuan yang baik. Memeliki rasa aman untuk diri sendiri, serta merasa diri benar sendiri walaupun realitanya dia bersalah. Orang ini akan menutup diri terhadap setiap saran yang membangun. Dan dengan segala kekerasan hatinya Ia akan mulai melupakan segala Kasih dan Kebaikan Allah yang telah menuntun diri dan hidupnya. Dan yang terparan adalah ketakutannya membuatnya menutup diri bagi Allah untuk menyatakan Kasih, Kuasa dan Kedaulatan-Nya atas diri dan hidupnya.


4. Rasa Takut Yang Berlebihan Membuat orang Berpikir Pendek (ay 12)

Rasa Takut yang berlebihan membuat orang berpikir pendek, dimana ia hanya berpikir untuk saat ini dan tidak berpikir jauh kedepan. Ia tidak melihat apalagi mengharapkan masa depan yang cerah, selalu ia menoleh kebelakang dan menganggap masa lalu itu lebih baik. Ia lebih memilih kembali kepada kehidupan yang lama dan tidak menginginkan suatu perubahan yang akan membawanya menikmati segala Kasih, Kuasa dan Kebaikan Allah yang telah dipersiapkan-Nya baginya.


Untuk itu lepaskanlah dirimu dari "Rasa Takut" yang berlebihan dan raihlah apa yang ingin Tuhan percayakan kepadamu. Tinggalkanlah sona kenyamananmu dan ikutlah apa yang Allah inginkan dan lakukan untukmu, serta menikmati segala Cinta-Nya. "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan Roh Ketakutan, melainkan Roh yang membangkitkan Kekuatan, Kasih dan Ketertiban" (2 Tim. 1:7) serta menyerahkan seluruh totalitas hidupmu kepada-Nya. " Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu" (1 Petrus 5:7).

Hidup Yang Berkemenagan













Hidup Yang Berkemenangan
Hidup ini merupakan sebuah perjuangan yang terkadang membuat setiap manusia suka atau tidak suka harus menghadapinya. Ini merupakan suatu realita yang tidak dapat dihindari oleh siapapun dia tanpa terkecuali. Masalah, persoalan dan pergumulan merupakan makanan sehari-hari dari setiap insan manusia yang masih bernafas, demi menggapai sebuah impian atau gol yang telah ditetapkannya.Kenyataan ini begitu sulit dan sukar dimasa-masa sekarang ini, dimana situasi yang begitu kurang bersahabat dengan semua orang. Membuat orang bertindak dengan berbagai cara agar bisa memenangkan pertempuran tersebut dan keluar sebagai pemenang. Namun demi mencapai suatu kehidpan yang berkemenangan banyak orang telah melegalkan segala cara demi mencapai apa yang menjadi cita-citanya. Persoalan lain yang timbul adalah adanya unsur mementingkan diri sendiri dengan mengorbankan orang lain (Egoisme). Demi menghindari prinsip egosentris dan tetap hidup berkemenangan ditengah krisis.Tips ini semoga membantu kita memahami dan mengerti apa yang menjadi rahasia Hidup Berkemenangan. Pada Prinsipnya rahasian Hidup berkemengan itu terbagi dalam tiga point utma yaitu:

1. Berpaut Erat Didalam Yesus.
Tingkat presntase kegagalan yang kian melambung dari waktu kewaktu menunjukan betapa lemahnya sistim-sistim yang dibangun dan diupayakan oleh manusia dalam dunia ini. Semua sistim yang dibangun oleh manusia sifatnya sementara dan bisa ditelan oleh waktu dan zaman yang kian hari berubah. Untuk itu agar tetap survaiv dan tetap hidup berkemenangan dalam setiap situasi,kondisi dan keadaan, setiap insan harus berpaut sepenuhnya kepada Sang Superior yaitu Yesus. Yesus mampu dan sanggup melepaskan setiap pribadi dari ketidakberdayaan hidup menjadi suatu kehidupan yang penuh dengan semanagt dan berkemenangan.

2. Mempercayai Kuasa Yesus.
Kenyataan hidup yang serba canggih menjanjikan banyak hal kepada setiap pribadi,namun kembali lagi semuanya sementara dan memberikan suatu kepuasan semu.Dan bila hidup yang sekarang ini kita jalani, kita percayakan kepada hal-hal yang sifatnya semu dan sementara, di depan perjalanan hidup yang sementara ini kita jalani terbentang suatu jurang kekecewaan dan keputusasaan yang akan kita gapai.Namun sebaliknya bila hidup yang saat ini tengah kita perjuangkan diletakan dibawah Kaki Yesus,hal yang terjadi adalah bahwa Kuasa Kasih Yesus akan memampukan kita melewati setiap masa-masa sukar yang ada dan kita akan keluar sebagai pemenang.Kata kuncinya adalah mempercayakan seluruh totalitas hidupmu pada-Nya dan melihat KuasaNya menyelesaikan setiap masalah dan persoalan yang engkau hadapi.

3. Mengucap Syukur kepada Yesus.
Kenyataan hidup yang semakin hari semakin berat dan sukar membuat banyak insan manusia yang tidak mensyukuri setiap pemberian yang telah Tuhan berikan dan percayakan padanya. Persoalan yang timbul adalah banyaknya orang yang mengorbankan diri bahkan menyiksa diri untuk memuaskan hasrat hatinya dengan menghalalkan segala cara tanpa peduli dan takut terhadap dosa yang membawanya kepada jurang kebinasaan. Ketidakpuasan manusia membuatnya serakah.Sebaliknya pengucapan syukur yang dalam atas setiap pemberian yang telah Tuhan anugerahkan membuat hidup ini berkemenangan dari waktu ke waktu atas setiap masalah dan persoalan. Untuk itu mengucap syukurlah dalam segala waktu, situasi dan keadaan yang anda hadapi dan lihatlah tangan Kasih-Nya terulur untuk menolong dan menyelamatkanmu dari setiap krisis yang engkau alami dan hadapi. Kiranya tulisan ini menjadi berkat buatmu yang membacanya.Jesus Bless You.

MENCOBA MENEPIS KESULITAN











Aku seorang pribadi yang dibesarkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, aku bertumbuh dan besar di KabupatenTimor Tengah Selatan, terlahir disebuah kampung kecil yang bernama OEHALA yang jaraknya bila ditempuh dari Kota Kabupaten (SOE) kurang lebih 30 menit. Oehala kampung kecil yang indah dan penuh kenangan, kampung yang telah ikut membentuk dan membesarkanku. Kampung yang tak akan pernah dilupakan baik oleh aku secara pribadi dan oleh setiap pribadi yang telah bahkan pernah menginjakan kakinya kesana. Kesejukan dan panorama alam air terjunnya begitu menjanjikan dan memberikan suasana yang indah bagi setiap pribadi yang pingin melepaskan lelah dari semua kepenatan civitas dan aktifitas yang mengikat dan membelenggunya. Tapi juga merupakan tempat rekreasi yang sangat menakjubkan dan tidak bisa terlupakan oleh siapapun yang dah pernah kesana. Aku belajar di SD Impres Oehala yang telah membekaliku, selanjutnya melanglangbuana menelesuri semua Smp yang ada dan selesai di salah satu SMP yang bagiku begitu berarti karena membentukku sedemikian rupa menjadi satu pribadi yang harus bertanggungjawab yaitu SMP Kristen 4 Soe, selanjutnya melanjutkan ke SMA Negri 2 Soe yang jaraknya tidak begitu jauh dari tempat dimana aku dan keluargaku tinggal, kemudian melalui suatu kisah yang teramat panjang aku akhirnya harus meninggalkan kampung halaman dan mengungsi ke Kota Propinsi yaitu Kupang disini hidupku dibentuk sedemikian rupa untuk melewati dan menepis semua kesulitan yang tiada henti aku aku harus alami dan pada akhirnya aku memutuskan untuk menuntaskan studiku dan tidak ada pilihan lain akupun akhirnya bergabung dengan salah satu SMA yang ada di Kupang yaitu SMA Teladan yang juga ikut membentukku menjadi suatu pribadi yang harus gagah dan kokoh di dalam menghadapi setiap badai kehidupan yang akhirnya bisa dilewati dengan baik.
Rasa puas atas prestasi yang sudah didapat di bangku pendidkan mendorongku untuk menimba pengalaman sebanyak mungkin yang membawaku kembali ke Timor-timur (Negara Timor Timur sekarang) tahun 1994-1996. Di Negara ini aku berjuang dan berjuang, namun jauh berbeda dari apa yang aku pikirkan dan harapkan......karena situasi pada saat itu kurang mendukung dan bersahabat. Melihat situasi yang kurang bersahabat akupun memutuskan untuk meninggalkan Dili dan kembali ke kampung tercinta (Oehala). Dikampung halaman inilah Tuhan berbicara dan hal ini tidak dan sama sekali tidak pernah terlintas dalam pikiranku. Tapi inilah kenyataannya yang sekarang aku harus jalani dan tekuni hingga kesudahan segala sesuatu. Aku ikut mendaftar diri saat mendengar berita penerimaan siswa oleh Doulus Jakarta, singkatnya berangkat meninggalkan kampung tercinta dan ke Jakarta pada tahun 1997. Setibanya di Jakarta, semua yang direkrut dikirim ke Bandung. Di Bandung kembali aku dibentuk sebagai suatu pribadi yang utuh dan bisa menerima segala sesuatu yang bagiku asing, namun pada akhirnya semua bisa dan dapat dilewati. Dalamnya proses pembentukan, semua kami dibentur dengan sesuatu yang bila dicermati dan diselidiki tak akan dapat diterima dengan akal dan pikiran yang sehat oleh siapapun, namun lagi-lagi Kasih Yesus menepis semua kesulitan dan tantangan yang ada dan memberikan kelegaan bagi kami untuk menerima dan bisa melepaskan pengampunan bagi mereka yang sungguh tidak memiliki Kasih.
Dengan benturan yang kami alami, aku akhirnya memutuskan untuk mengungsi ke Jakarta, di Jakarta aku dituntut untuk banyak belajar karena ketatnya persaingan dan perkembangan imformasi yang sedemikian pesat. Aku akhirnya mengambil keputusan untuk masuk ke salah satu lembaga pendidikan yang bagiku luar biasa yaitu STII Jakarta yang sangat-sangat memberkatiku dengan begitu banyak bekal pendidikan yang aku terima serta ikut membentuk kepribadianku yang boleh dibilang kacau dan amburadul (istilah orang Kupang). Berkat suport dan dorongan dari dosen-dosen di STII serta semangat, kegigihanaku dan rasa percaya diri yang tinggi "Bersama Yesus Kita Bisa" akhirnya aku bisa mencapai prestasi dengan baik, begitupula karakterku. Mereka merupakan perpanjangan tangan Allah yang begitu luar biasa membekali dan memperlengkapiku.
Setelah menyelesaikan studiku di bangku pendidkan ini, aku berpikir bebanku akan semakin ringan justru sebaliknya beban dipundakku semakin berat karena harus mempertanggungjawabkan semua yang sudah aku dapat dan berbagi dengan orang lain. Demi membagi beban dengan sejuta karakter dan budaya yang berbeda aku akhirnya mengambil keputusan untuk memperlengkapi diri dengan mempelajari bahasa Arab yang sekarang aku tekuni. Suatu bahasa yang sering dikategorikan sebagai bahasa surga oleh sebagaian orang, yang bagiku sangat-sangat sulit. Namun dalam Kuasa dan Kasih-Nya aku mencoba untuk menepis segala kesulitan yang ada. Dengan suatu motto yang ada yaitu: "BERSAMA YESUS KITA MAMPU MELAKUKAN SEGALA SESUATU; DIA YANG SUDAH MEMBUKA JALAN TIDAK ADA YANG BISA MENUTUP, BEGITUPULA SEBALIKNYA".
Segala Pujian, Hormat, Kuasa dan Kemuliaan hanya bagi Dia, Yesus Tuhanku.